HIDUP BERPANCASILA & MENGABDI UNTUK BANGSA
Oleh: Putri Ayu Novita
Pancasila
adalah dasar ideologi-ideologi negara indonesia. Nama ini terdiri
dari sansekerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.
Pancasila merupakan rumusan dan pemersatu pedoman kehidupan berbangsa dan
bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia yang digali dari akar budaya bangsa
Indonesia yang mengandung nilai-nilai lluhur, agama, kebudayaan, adat istiadat,
kebersamaa, kesetaraan, toleransi, maupun perjuangan untuk melepaskan diri dari
segala bentuk penjajahan. Nilia-nilai luhur ini mengkristal dalam rumusan
pancasila sebagai perwujudan filsafat kemanusiaan yang mencerminkan hubungan
manusia denan tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan alam
sekitarnya. Falsafah pancasila ini merupakan pandangn hidup yang telah diyakini
bangsa Indonesia sebagai suatu kebenaran oleh karena itu dijadikan sebagai
falsafah hidup bangsa.
Pengaplikasian pancasila dalam konteks kehidupan bemasyarakat
dan bernegara yaitu:
1) Ketuhanan yang maha esa;
Pada
dasarnya sila pertama yang berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa" sesuai
dengan warga negara indonesia yang
beragam akan beragama maka contoh untuk pengamalannya adalah dengan Percaya dan
taqwa terhadap agama masing-masing, Menghormati agama orang lain, Tidak
mengganggu peribadatan orang lain yang berbeda agama.
2) Kemanusiaan yang adil dan beradab;
Pada dasarnya sila ke-dua dari
Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab” sangat sesuai
dengan karakter Bangsa Indonesia, contoh pengamalannya seperti mengakui
persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa
membeda-bedakan suku, serta kedudukan sosial.
3) Persatuan ndonesia;
Pada dasarnya sila ke-tiga
yang berbunyi “persatuan Indonesia” sesuai dengan negara indonesia yang secara
geografis berbentuk kepulauan, yang kaya akan suku bangsa, ras, dan bebagai
golongan, maka contoh pengamalannya seperti mencintai tanah air, bangsa, dan
negara Indonesia, serta memiliki semangat nasionalisme pemersatu bangsa Indonesia
memperjuangkan kepentingan-kepentingan nasional dan loyal terhadap sesama warga
negara.
4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan;
Pada dasarnya sila
ke-empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusyawaratan/perwakilan” sesuai dengan pemerintahan negara Indonesia
yang berbetuk demokrasi, contohnya warga negara memiliki hak setara dalam
mengambil keputusan yang dapat mengubah
hidup mereka dengan cara musyawarah untuk mendapatkan kesepakatan bersama atau
mufakat, dan memahami tentang mekanisme dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.
5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pada dasarnya sila
ke-lima yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” sesuai
dengan warga negara indonensia yang banyak akan diferensi sosial, maka dalam
contoh pengamalannya adalah mengembangkan perbuatan yang luhur yang mampu
mencerminkan keadilan terhadap sesama, menghormati hak dan kewajiban seseorang,
dan mendukung kemajuan pembangunan negara Indonesia.
Tiga Pokok Mengamalkan Pancasila
1. Pokok memahami akan perbedaan berbagai agama
“orang yang gagal dalam memahami perbedaan maka gagal pula dalam ilmu
pengetahuan”
2. Hakikat ketuhanan dengan memahami keagamaannya
“orang agar tidak berpecah belah maka berpegang teguh pada agamanya”
3. Mempunyai jiwa kemanusiaan dan menjadi insan
sosial dengan tidak melupakan Tuhan yang menciptakan dan mewajibkan kita untuk
selalu berusaha menjadi pribadi semakin baik, sabar, rajin ibadah serta dapat
menerapkan pancasila dengan baik dan benar.
Demokrasi,
Partai Politik dan Kontitusi Negara
Demokrasi
merupakan bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan
pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung atau melalui
perwakilan. Penggunaan sistem demokrasi dalam penyelenggaraan kekuasaan negara
adalah mutlak, untuk itu Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI) telah
menggunakan sistem demokrasi yang sangat tepat bagi bangsa Indonesia yang
pluralisme adalah Demokrasi Pancasila. Pengamalan demokrasi pancasila, yakni
mengutamakan pengambilan keputusan dengan musyawarah mufakat dengan
mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Partai
Politik merupakan suatu organisasi yang
telah disusun secara rapi dan stabil yang dibentuk oleh sekelompok orang secara
sukarela dan memiliki kesamaan kehendak, cita-cita, dan juga persamaan ideologi
tertentu dan juga akan berusaha untuk mempertahankan kekuasaan secara bijak
dengan program-program yang telah tersusun. Fungsi utama dari partai politik
adalah mencari serta memperhankan kekuasaan guna mewujudkan program yang
disusun berdasarkan ideologi yang tertentu. Partai politik dalam berpancasila,
yakni meningkatkan partisipasi masyaratkan atau anggota politik dalam rangka
penyelenggaraan kegiatan politik dan pemerintahannya.
Konstitusi
negara merupakan peraturan undang-undang
dasar negara baik yang tertulis maupun tidak tertulis, yang mengatur secara
mengikat cara-cara bagaimana suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu
masyarakat. Tujuan dibuatnya konstitusi yaitu untuk mengatur jalannya kekuasaan
dengan jalan membatasinya melalui aturan untuk menghindari terjadinya
kesewenangan yang dilakukan penguasa terhadap rakyatnya serta serta memberikan
arahan kepada penguasa untuk mewujudkan suatu negara.
Pancasila sebagai Etika Politik, Pembangunan Moral, dan Paradigma
Kehidupan
Pancasila
sebagai etika politik, merupakan
perilaku atau perbuatan politik untuk dinilai dari segi baik dan burukknya. Dalam
pancasila etika politik itu etika yang mempertanggung jawabkan manusia sebagai
warga negara yang harus taat terhadap hukum yang berlaku di negara ini, sesuai
dengan lima asas pancasila dengan tujuan demi kepentingannegara dan kepentingan
masyarakat dan bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi dan kelompok.
Pancasila
sebagai pembangun moral, mengandung
makna bahwa nilai-nilai luhur atau norma yang terkandung dalam tubuh pancasila
(yang bisa dijumpai dalam pembukan UUD 1945) dijadikan sebagai tolak ukur dalam
pelaksanaan pembangunan nasional Negara Republik Indonesia. Nilai tersebut
menjadi landasan baik dalam perencanaan pembangunan nasipnal, pengorganisasian,
pelaksanaan, pengawasan, dan bahkan juga dalam evaluasi pembangunan nasional
yang telah terleksana.
Pancasila
sebagai paradigma kehidupan, merupakam
landasan pola pikir bangsa indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat,
bangsa dan negara. Dengan demikian pancasila adalah model yang menjadi acuan
dalam membangun bangsa Indonesia disegala segi kehidupan. sebagai suatu
landasan pola pikir warga negara Indonesia dalam menjalankan kehidupan
sehari-hari yang sesuai dalam pancasila dari sila pertama sampai sila ke lima
yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Komentar
Posting Komentar